
Daftar Isi
Tunjangan Hari Raya (THR) Kopers sudah habis meskipun baru beberapa hari lebaran? Kondisi ini wajar dialami, terutama setelah rentetan pengeluaran untuk mudik, bagi-bagi amplop untuk sanak saudara, hingga jamuan makan keluarga yang melimpah.
Namun, yang perlu diingat, THR habis bukan akhir dari segalanya. Yang lebih penting adalah sekarang waktu yang tepat untuk recovery keuangan jangan sampai dompet koma hingga gajian berikutnya tiba.
Maka dari itu, Minkop kali ini akan membahas beberapa cara riset keuangan setelah lebaran agar keuangan kembali pulih.
Cara Riset Keuangan Setelah THR Habis

Berikut adalah beberapa cara riset keuangan setelah Tunjangan Hari Raya (THR) Kopers habis setelah beberapa habis lebaran:
1. Cek Mutasi Sekarang!
Cara pertama untuk bangkit adalah cek mutasi sekarang! Catat berapa saldo yang tersisa dan kemana saja pengeluaran besar kemarin mengalir. Dengan mengetahui kondisi riil, Kopers bisa menentukan strategi bertahan hidup yang paling efektif.
2. Susun Budget Baru yang Lebih Realistis
Setelah tahu sisa saldo, jangan langsung belanja lagi. Segera susun budget baru yang lebih realistis untuk sisa bulan ini.
- Hitung berapa hari lagi menuju tanggal gajian.
- Bagi sisa saldo dengan jumlah hari tersebut untuk mengetahui jatah pengeluaran harian Kopers.
- Fokus anggaran hanya pada kebutuhan primer seperti makan dan transportasi. Apabila angka harian Kopers terasa kecil, Kopers harus bisa kreatif untuk menghemat uang yang dimiliki.
3. Hidup Hemat “Mode On”

Lupakan dulu gaya hidup sultan setelah hari raya. Saatnya mengaktifkan hidup hemat mode on. Kopers harus tegas membedakan antara kebutuhan dan gengsi.
Tahan dulu keinginan jajan kopi mahal setiap hari, berhenti sejenak dari aktivitas check out keranjang kuning di e-commerce, dan fokuskan dana yang ada hanya untuk kebutuhan pokok sampai kondisi keuangan benar-benar stabil kembali.
4. Prioritaskan Tagihan Rutin
Jangan sampai karena Tunjangan Hari Raya (THR) habis, tagihan wajib terbengkalai. Pastikan biaya listrik, air, internet, dan cicilan tetap terbayar tepat waktu. Hindari menambah beban baru dengan denda keterlambatan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.
5. Mulai Nabung Kembali dan Bangun Aset

Belajar dari pengalaman lebaran kali ini, kuncinya adalah persiapan. Jangan tunggu sisa! Tabung di awal untuk emergency fund (dana darurat) agar tetap aman dan menguntungkan.
Minkop rekomendasikan untuk mulai menabung kembali bersama Koperasi Digital Propertree. Sebab, di KDP selain menabung kita bisa membangun aset masa depan. Dengan menyimpan uang di pilihan SIJAKA (Simpanan Berjangka) Kopers bisa mendapatkan imbal hasil hingga 12% per tahun.
Sementara, jika menyimpan uang di pilihan SISUKA (Simpanan Sukarela) Kopers bisa mendapatkan imbal hasil hingga 4% per tahun.
Sehingga, Kopers bisa memastikan lebaran tahun depan kejadian Tunjangan Hari Raya (THR) atau uang habis setelah lebaran tidak terulang kembali.
Tunggu apa lagi? Langsung saja download aplikasi Koperasi Digital Propertree, daftar sebagai anggota, lakukan simpanan pokok Rp1 juta (dibayar sekali selama menjadi anggota) dan simpanan wajib Rp100 ribu (dibayar setiap bulannya).
Jangkau informasi finansial, investasi, edukasi, dan bisnis yang berkaitan dengan Koperasi Digital Propertree hanya di news koperasi propertree!





