Terjebak Jadi Sandwich Generation? Ini Cara Putus Siklusnya!

Terjebak Jadi Sandwich Generation?

Gaji baru masuk, tapi hanya numpang lewat karena harus dibagi-bagi? Fenomena ini sudah tidak asing lagi buat Kopers yang berada di posisi sandwich generation

Menjadi sandwich generation sama sekali tidak salah. Membantu keluarga merupakan bentuk bakti yang mulia. Namun, kalau keuanganmu tidak dikelola dengan baik dari sekarang, Kopers cuma akan mengulang siklus yang sama ke anak-anak dan cucu kelak. 

Lantas, mau sampai kapan Kopers menunda masa depan dan adakah cara untuk memutus rantai sandwich generation? Mari, simak jawabannya di bawah ini! 

Rumus Simple Kelola Gaji untuk Kamu Sandwich Generation 

Rumus Simple Kelola Gaji untuk Sandwich Generation

Langkah pertama untuk memutuskan siklus sandwich generation adalah dengan disiplin membagi pemasukan begitu menerima gaji. Kopers bisa menerapkan formula praktis ini: 

  • 50% untuk Kebutuhan: Alokasikan setengah gaji Kopers untuk hidup bulanan, cicilan, termasuk uang bulanan untuk orang tua. 
  • 30% untuk Gaya Hidup: Sisihkan sebagian lagi untuk lifestyle agar Kopers tetap bisa menikmati hidup. Gunakanan pos ini untuk hiburan, healing, atau hobi agar tidak stres. 
  • 20% untuk Masa Depan: Pos ini tidak boleh diganggu gugat. Gunakan untuk tabungan, dana darurat, dan investasi masa depan Kopers

Bagun Masa Depan Tanpa Harus Nunggu Mapan

Bangun Masa Depan Tanpa Harus Nunggu Mapan

Untuk membangun masa depan ternyata tidak harus nunggu mapan, karena investasi bukan soal modal besar atau tidak paham instrumen yang rumit. Tapi, mulai dari apa yang bisa Kopers jangkau saat ini.

Misalnya, Kopers bisa mulai menabung di Koperasi Digital Propertree, koperasi properti pertama di Indonesia yang cocok untuk pemula. Kopers bisa menabung di KDP mulai dari Rp100.000 untuk SISUKA (Simpanan Sukarela) dan Rp1 juta untuk SIJAKA (Simpanan Berjangka). 

Dana yang Kopers tabung akan dikelola untuk membangun proyek properti dari Gethome. Nantinya, Kopers mendapatkan imbal hasil hingga 12% per tahun untuk program SIJAKA dan 4% per tahun untuk SISUKA

Koperasi ini sudah berizin dan diawasi oleh Kemenkop (Kementerian Koperasi) dan Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital), sehingga aman. Tak hanya itu, Koperasi Digital Propertree juga transparan, Kopers bisa memantau tabungan melalui aplikasi KDP. 

Putus Siklus Sandwich Generation Sekarang juga! 

Putus Siklus Sandwich Generation Sekarang Juga!

Menjadi sandwich generation adalah tantangan, tapi masa depanmu tetap diperjuangkan. Jangan biarkan masa depan terus ditunda hanya karena merasa modal belum cukup. 

Yuk, mulai kelola gaji Kopers dengan bijak dan bangun aset masa depan bersama Koperasi Digital Propertree. Unduh aplikasinya sekarang dan buktikan bahwa Kopers bisa jadi pemutus siklus sandwich generation

Lihat informasi menarik lainya terkait koperasi, investasi, finansial, bisnis, dan edukasi di news koperasi propertree

You May Also Like

About the Author: PROPERTREE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *