Langsung ke konten
Kelola simpanan langsung dari aplikasi Koperasi Digital Propertree Unduh sekarang
Finansial Estimasi baca 2 menit 408 kali dibaca

Simpanan Diam vs Simpanan Bertumbuh: Apa Bedanya?

Ilustrasi menimbang pilihan menyimpan uang

Pernah bertanya pada diri sendiri, uang Kopers selama ini hanya disimpan atau benar-benar dikembangkan? Banyak orang merasa aman karena punya simpanan, tapi lupa satu hal penting: tempat menyimpan uang sangat menentukan hasil akhirnya. 

Tanpa disadari, banyak simpanan justru diam di tempat. Saldo terlihat aman, tapi nilainya nyaris tidak bergerak. Bahkan dalam jangka panjang, simpanan seperti ini bisa kalah oleh inflasi. 

Mengapa Simpanan Diam Kurang Berkembang? 

Simpanan yang diam di celengan

Fenomena simpanan diam adalah jebakan yang sering tidak disadari. Simpanan yang hanya menunggu di rekening biasa umumnya memiliki karakteristik berikut: 

  • Pertumbuhan Sangat Pelan: Bunga yang diberikan sering kali tidak sebanding dengan kenaikan harga barang (inflasi). 
  • Terpotong Biaya Administrasi: Potongan bulanan bisa membuat saldo Kopers justru berkurang. 
  • Hasil Nyaris Tidak Terasa: Setelah bertahun-tahun, nominalnya mungkin bertambah sedikit, namun daya belinya bisa menurun. 

Dua Pilihan Simpanan di Koperasi Digital Propertree 

Di era digital, cara menyimpan uang juga ikut berubah. Simpanan bertumbuh di sini berarti simpanan yang imbal jasanya lebih tinggi dari bunga tabungan biasa. Koperasi Digital Propertree menyediakan dua pilihan simpanan seperti ini, dengan setiap transaksi tercatat di aplikasi. Keduanya adalah simpanan koperasi yang tidak dijamin LPS, jadi pahami risikonya sebelum menyimpan dana. Untuk membukanya, Kopers perlu terdaftar sebagai anggota (simpanan pokok Rp1 juta sekali dan simpanan wajib Rp100 ribu per bulan). 

1. SIJAKA (Simpanan Berjangka)

Maskot SIJAKA Koperasi Digital Propertree

Jika Kopers memiliki dana yang belum akan dipakai dalam 6 atau 12 bulan, SIJAKA bisa jadi pilihan. SIJAKA adalah simpanan dengan jangka waktu tertentu yang tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo. 

  • Imbal Jasa: 6% per tahun untuk tenor 6 bulan atau 12% per tahun untuk tenor 12 bulan. 
  • Pahami Risikonya: Pelajari laporan RAT koperasi sebelum menyimpan dana. 
  • Disiplin Menabung: Dana pokok cair di akhir tenor, jadi tidak tergoda dipakai sebelum waktunya. 
  • Setoran Minimal: Rp1.000.000.
  • Lewat Aplikasi: Pantau simpanan Kopers kapan saja melalui aplikasi Koperasi Digital Propertree. 

2. SISUKA (Simpanan Sukarela) 

Maskot SISUKA Koperasi Digital Propertree

Butuh simpanan yang bisa ditarik kapan saja? Pertimbangkan SISUKA. 

  • Sangat Fleksibel: Dana bisa disetor dan ditarik kapan saja sesuai kebutuhan Kopers. 
  • Imbal Jasa: 4% per tahun. 
  • Setoran Minimal: Rp100.000. 
  • Transparan: Semua transaksi tercatat dengan jelas dan dapat diakses via aplikasi Koperasi Digital Propertree. 
  • Cocok untuk: Dana harian atau cadangan yang sewaktu-waktu dibutuhkan. Bila dipakai untuk dana darurat, ingat bahwa simpanan koperasi tidak dijamin LPS. 

Mana yang Harus Kopers Pilih? 

Maskot SIJAKA dan SISUKA Koperasi Digital Propertree

Pilihan antara SIJAKA dan SISUKA tergantung pada tujuan keuangan Kopers. Pilih SIJAKA untuk dana yang tidak akan dipakai selama tenor berjalan. Sementara itu, pilih SISUKA untuk dana jangka pendek yang tetap bisa ditarik kapan saja. 

Jangan biarkan uang Kopers hanya diam. Bandingkan imbal jasanya dengan bunga tabungan biasa, lalu pilih setelah memahami produk dan risikonya. Estimasi imbal jasanya bisa dihitung di kalkulator simpanan. 

Sudah memahami pilihannya? Download aplikasi Koperasi Digital Propertree di Google Play Store atau App Store untuk mulai. 

Simak insight menarik lainnya seputar koperasi, edukasi, finansial, investasi, dan bisnis hanya di news koperasi propertree! 

 

Tentang penulis
PROPERTREE
Tim editorial Koperasi Digital Propertree
Semua tulisan

Tinggalkan komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda wajib diisi.