Omnichannel Adalah Strategi Bisnis Masa Kini: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Omnichannel Adalah Strategi Bisnis Masa Kini: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Di era serba digital dan cepat seperti sekarang, dunia bisnis dituntut untuk terus berinovasi. Kemajuan teknologi tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi, tapi juga memengaruhi kebiasaan mereka dalam berbelanja dan mendapatkan informasi.

Inilah alasan mengapa banyak pelaku usaha mulai beralih ke strategi yang disebut omnichannel. Istilah ini semakin sering terdengar, terutama di kalangan pebisnis yang ingin menjaga loyalitas pelanggan sekaligus meningkatkan penjualan.

Tetapi, sebenarnya apa itu omnichannel? Apa bedanya dengan multichannel dan bagaimana penerapannya dalam bisnis sehari-hari?

Apa Itu Omnichannel?

Secara sederhana, omnichannel adalah pendekatan bisnis yang menyatukan seluruh saluran penjualan dan komunikasi, baik offline maupun online ke dalam satu sistem yang saling terintegrasi. 

Tujuan utamanya adalah menciptakan pengalaman yang lancar dan seragam bagi pelanggan di setiap saluran atau titik interaksi yang mereka gunakan.

Misalnya, seseorang melihat iklan produk melalui Instagram, mengajukan pertanyaan lewat WhatsApp, lalu membeli produknya di marketplace. Kemudian mengambil produk belanjaannya di offline store-nya.

Dengan sistem omnichannel, semua proses itu berjalan terhubung, dan informasi pelanggan tetap terekam dengan baik tanpa harus diulang dari awal di setiap kanal.

Jika diperhatikan, omnichannel dan multichannel memiliki perbedaan dalam cara kerja sistemnya.

Jika multichannel hanya menyediakan banyak kanal tapi tidak saling terhubung, omnichannel justru menyatukan semuanya menjadi satu alur pengalaman yang terkoordinasi.

Menurut Harvard Business Review, lebih dari 70% konsumen menggunakan berbagai kanal dalam proses pembelian, dan 90% mengharapkan interaksi yang konsisten di semua saluran. 

Angka ini menunjukkan bahwa omnichannel bukan lagi strategi pelengkap, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama bisnis masa kini.

Jenis-Jenis Omnichannel

Pendekatan omnichannel dapat diaplikasikan pada berbagai lini operasional bisnis. Di bawah ini terdapat tiga jenis omnichannel yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Omnichannel Marketing

Ini adalah strategi pemasaran yang menyampaikan pesan brand secara konsisten melalui berbagai saluran. Dari saluran seperti media sosial, email, aplikasi, situs web, hingga gerai fisik, semuanya terhubung secara konsisten.

Dengan adanya ketentuan ini artinya omnichannel memang sengaja dibangun untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan juga memperkuat identitas produk.

Contoh: kampanye promosi di Instagram dengan visual dan penawaran yang sama juga muncul di email newsletter dan banner website. 

Jadi, ketika pelanggan berpindah dari satu platform ke platform lain, mereka tidak merasa bingung atau asing.

2. Omnichannel Retail

Omnichannel retail mengintegrasikan pengalaman belanja online dan offline. Pelanggan bisa memilih untuk berbelanja melalui e-commerce, lalu mengambil barangnya langsung di toko (click & collect), atau membeli langsung di toko fisik dan mendapat informasi tambahan dari aplikasi.

Contoh: banyak merek besar seperti IKEA dan Uniqlo telah mengadopsi sistem ini, di mana pembeli bisa mengecek stok barang secara real-time lewat aplikasi dan memilih metode pengambilan yang paling sesuai.

3. Omnichannel Customer Service

Sistem layanan pelanggan yang mendukung berbagai kanal komunikasi, seperti live chat, email, WhatsApp, hingga call center namun dengan data pelanggan yang tetap terintegrasi.

Contoh: pelanggan yang menghubungi layanan lewat email hari ini dan melanjutkan percakapan via WhatsApp keesokan harinya tetap akan dilayani berdasarkan riwayat interaksi sebelumnya. Ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi frustrasi pelanggan.

Manfaat Omnichannel untuk Bisnis

Menerapkan strategi omnichannel memberikan banyak manfaat, terutama dalam membangun loyalitas pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis. Berikut beberapa keunggulan utamanya:

1. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Ketika semua saluran terhubung dengan baik, pelanggan dapat berinteraksi dengan brand secara lebih nyaman dan tanpa hambatan.

Mereka tidak perlu mengulang pertanyaan atau proses dari awal setiap kali berpindah kanal.

Menurut studi dari PWC, sebanyak 86% konsumen menyatakan kesediaannya membayar lebih demi merasakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.

2. Mendorong Loyalitas dan Retensi Pelanggan

Pelanggan yang merasa puas biasanya akan menjadi lebih loyal dan tak jarang turut menyarankan bisnis tersebut kepada orang lain.

Hal ini penting untuk keberlangsungan bisnis jangka panjang, karena mempertahankan pelanggan lama cenderung lebih murah daripada menarik pelanggan baru.

3. Efisiensi Operasional Lebih Tinggi

Karena seluruh sistem saling terkoneksi, tim internal dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efisien dan responsif.

Misalnya, data penjualan dan stok bisa dipantau secara real-time, sehingga mengurangi risiko kehabisan barang atau kesalahan input pesanan.

4. Meningkatkan Konversi dan Penjualan

Strategi omnichannel memungkinkan bisnis menjangkau pelanggan di berbagai titik interaksi. 

Menurut laporan dari Omnisend, kampanye omnichannel memiliki tingkat pembelian 287% lebih tinggi dibanding kampanye satu saluran.

Strategi ini cocok diterapkan oleh berbagai jenis bisnis, mulai dari retail, jasa, pendidikan, hingga sektor F&B. Bahkan UMKM pun bisa memulai dari skala kecil, seperti mengintegrasikan toko online dengan akun WhatsApp Business atau media sosial.

Kuncinya adalah konsistensi dan keterhubungan antar kanal. Tidak harus menggunakan teknologi mahal, selama sistemnya bisa membantu pelanggan mendapat pengalaman yang lancar dan terarah.

Omnichannel hanyalah satu dari sekian banyak strategi cerdas yang bisa Kopers terapkan untuk membawa bisnismu naik level.  

Jika Kopers masih ingin terus mendapatkan update soal tren, insight, dan tips bisnis digital lainnya, yuk baca artikel menarik lainnya di blog Koperasi Digital Propertree!

You May Also Like

About the Author: PROPERTREE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *