Langsung ke konten
Kelola simpanan langsung dari aplikasi Koperasi Digital Propertree Unduh sekarang
Investasi Estimasi baca 3 menit 1,013 kali dibaca

Menyimpan Dana Darurat di SISUKA: Cara, Syarat, dan Risikonya

Maskot Koperasi Digital Propertree di depan stetoskop dan uang, ilustrasi dana darurat

Dana darurat merupakan simpanan yang disiapkan untuk menghadapi pengeluaran tak terduga, seperti biaya kesehatan, kehilangan pekerjaan, atau perbaikan kendaraan atau rumah yang mendadak. Dengan dana darurat yang memadai, Kopers bisa menghindari utang saat kondisi darurat datang tiba-tiba. 

Dana darurat sebaiknya disimpan di tempat yang mudah diakses dan terpisah dari uang harian. Salah satu pilihan yang bisa Kopers pertimbangkan adalah Simpanan Sukarela (SISUKA) di Koperasi Digital Propertree. 

SISUKA memberi imbal jasa 4% per tahun dan bisa ditarik kapan saja. Namun, simpanan di koperasi tidak dijamin LPS, jadi pahami risikonya sebelum menyimpan dana darurat di sini. Berikut hal-hal yang perlu Kopers ketahui dan cara mengumpulkan dana daruratnya. 

Pertimbangan Memakai SISUKA untuk Dana Darurat 

Tangan melindungi toples tabungan bertuliskan SAVE

Sebelum memakai SISUKA untuk dana darurat, perhatikan hal-hal berikut. 

1. Legalitas dan Pencatatan Transaksi 

SISUKA dikelola Koperasi Digital Propertree, yang terdaftar di Kementerian Koperasi dan terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Komdigi. Setiap setoran dan penarikan tercatat di aplikasi. Status terdaftar ini bukan jaminan dana bebas risiko. 

2. Terpisah dari Rekening Harian 

SISUKA terpisah dari rekening harian, sehingga dana darurat tidak tercampur dengan uang belanja. Setoran minimal Rp100.000, setelah Kopers terdaftar sebagai anggota (syaratnya ada di bagian akhir artikel). 

3. Fleksibel 

Kopers bisa menyetor kapan saja, misalnya setiap bulan setelah gajian, sesuai kondisi keuangan Kopers. 

4. Mudah Dicairkan 

SISUKA bisa ditarik kapan saja lewat aplikasi saat Kopers membutuhkan dana darurat. 

5. Imbal Jasa 4% per Tahun

SISUKA memberi imbal jasa 4% per tahun, umumnya lebih tinggi dari bunga tabungan biasa. Rate dapat berubah sesuai ketentuan koperasi, jadi cek rate terbaru di aplikasi.

6. Risiko yang Perlu Dipahami

Simpanan di koperasi tidak dijamin LPS, sehingga keamanan dana bergantung pada kesehatan dan pengelolaan koperasi. Karena itu, pelajari laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi dan pertimbangkan untuk tidak menaruh seluruh dana darurat di satu tempat.

Cara Mengumpulkan Dana Darurat Lewat SISUKA

Tumpukan koin di samping kotak P3K, ilustrasi dana darurat

Inilah beberapa langkah yang bisa Kopers lakukan untuk mengumpulkan dana darurat lewat SISUKA. 

1. Tentukan Jumlah yang Sesuai 

Sebelum mulai menyimpan dana di koperasi, Kopers perlu menentukan target jumlah yang sesuai. Umumnya, uang yang disimpan untuk keadaan tidak terduga setara dengan 3 hingga 6 kali total pengeluaran bulanan Kopers. 

Jika Kopers masih lajang, 3 kali pengeluaran bulanan biasanya cukup. Jika sudah berkeluarga, siapkan minimal 6 kali pengeluaran bulanan, lalu sesuaikan dengan jumlah tanggungan. Kopers bisa mulai dengan menghitung pengeluaran rutin per bulan dan mengalikan jumlah tersebut sesuai dengan jumlah bulan yang Kopers tentukan. 

2. Alokasikan Secara Rutin 

Setelah target ditentukan, sisihkan dana secara rutin. Sebagian bisa ditaruh di SISUKA, sisanya di tempat lain yang juga mudah diakses, misalnya tabungan bank yang dijamin LPS. Meskipun kecil, setoran yang konsisten akan membuat dana darurat terkumpul sedikit demi sedikit. 

3. Disiplin dan Jauhkan dari Keinginan 

Uang yang telah Kopers simpan di SISUKA sebaiknya tidak dicairkan sembarangan. Dana ini khusus untuk kebutuhan mendesak, seperti saat sakit, kehilangan pekerjaan, atau mengalami musibah yang tak terduga. 

Dengan disiplin dalam menggunakan dana darurat, keuangan Kopers tetap terjaga tanpa harus mengambil dari pos keuangan lainnya. Ingat, bedakan antara kebutuhan dan keinginan agar uang yang disimpan untuk kejadian tidak terduga benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya. 

4. Pantau dan Evaluasi 

Selanjutnya, cek saldo SISUKA secara berkala, dan sesuaikan jumlah setoran jika ada kenaikan pengeluaran atau penghasilan. Hal ini dilakukan agar dana darurat tetap relevan dengan kondisi finansial terbaru Kopers. 

Dengan menyesuaikan secara rutin, Kopers lebih siap menghadapi kebutuhan tak terduga yang lebih besar di masa depan. 

Cara Mulai Menyimpan di SISUKA

Maskot SISUKA Koperasi Digital Propertree

Setelah memahami cara kerja dan risiko SISUKA, berikut langkah untuk mulai. 

Download aplikasi Koperasi Digital Propertree di Google Play Store atau App Store, lalu daftar sebagai anggota dengan simpanan pokok Rp1 juta (sekali) dan simpanan wajib Rp100 ribu per bulan. Setelah itu, Kopers bisa menyetor SISUKA mulai Rp100.000. 

Mulailah dari menghitung target dana darurat, lalu pertimbangkan SISUKA setelah memahami risikonya. 

Temukan informasi menarik lainnya seputar koperasi, investasi, bisnis, finansial, dan edukasi hanya di blog Koperasi Propertree!

Tentang penulis
PROPERTREE
Tim editorial Koperasi Digital Propertree
Semua tulisan

Tinggalkan komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda wajib diisi.