Punya keinginan untuk resign kerja? Sebelum menyerahkan surat pengunduran diri, ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan, yaitu kondisi keuangan.
Resign tanpa punya pekerjaan baru berarti Kopers juga harus siap kehilangan pemasukan rutin. Sementara itu, kebutuhan sehari-hari, tagihan, cicilan, hingga biaya mencari pekerjaan baru tetap berjalan.
Karena itu, bukan hanya alasan keluar dari pekerjaan yang perlu dipikirkan, tetapi juga perhitungan finansial dan jumlah tabungan yang Kopers punya.
Lalu, sebenarnya berapa tabungan yang ideal biar resign kerja tetap aman? Yuk, bahas jawabannya lewat langkah menghitung berikut ini!
Langkah Menghitung dan Menyiapkan Tabungan Resign Kerja

Untuk memastikan Kopers tidak mengalami krisis finansial setelah berhenti bekerja, berikut adalah langkah-langkah praktis dalam menghitung dan mengumpulkan dana aman sebelum resign kerja:
1. Disiplin Menyisihkan Gaji Sebelum Resign Kerja
Langkah paling praktis untuk mempersiapkan bantalan finansial (financial buffer) adalah dengan membangun kebiasaan menabung jauh-jauh hari sebelum tanggal pengunduran diri yang Kopers rencanakan.
Sebagai langkah awal yang realistis, Kopers bisa menyisihkan minimal 10% dari total penghasilan rutin bulanan. Contoh perhitungannya:
- UMP Jakarta 2026: Rp5,730.000
- Alokasi Tabungan Bulanan (10%): Rp573.000
- Total Tabungan Terkumpul Selama 12 bulan: Rp573.000 x 12 = Rp6.876.000.
Dengan konsistensi selama satu tahun, Kopers sudah memiliki modal dasar yang siap menjadi jaring pengaman finansial saat masa transisi karier.
2. Hitung Financial Runway
Setelah punya tabungan, langkah berikutnya adalah menghitung financial runway, yaitu berapa lama tabungan Kopers bisa membiayai kebutuhan hidup setelah tidak ada lagi pemasukan tetap.
Rumus sederhana: Financial Runway = Total Tabungan ÷ Pengeluaran Wajib Bulanan
Contohnya, kalau Kopers punya tabungan Rp7 juta dan pengeluaran wajib bulanan sebesar Rp2 juta, maka: Rp7.000.000 ÷ Rp2.000.000 = 3,5.
Artinya, tabungan Kopers bisa menopang biaya hidup selama sekitar 3,5 bulan tanpa pemasukan tambahan. Angka ini penting untuk jadi patokan, apakah Kopers sudah cukup aman secara finansial untuk resign kerja atau belum.
3. Hitung Pengeluaran Lain

Biaya hidup setiap orang berbeda-beda, dan tidak melulu soal makan sehari-hari. Sebelum resign kerja, coba petakan juga pengeluaran lain yang mungkin masih harus dibayar, seperti:
- Biaya kos atau sewa tempat tinggal.
- Cicilan atau pinjaman yang sedang berjalan.
- Kebutuhan keluarga.
- Biaya mencari pekerjaan baru, mulai dari transportasi untuk interview, kuota internet, hingga biaya administrasi lainnya.
Semua pos ini perlu masuk dalam perhitungan pengeluaran wajib bulanan, supaya hasil financial runway yang Kopers hitung benar-benar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.
4. Refleksi Diri Sebelum Mengirimkan Surat Resign
Sebelum Kopers benar-benar mengklik tombol send pada surel pengunduran diri atau menyerahkan surat resign ke atasan, tanyakan pertanyaan mendasar ini pada dirimu sendiri:
“Kalau mulai besok saya tidak lagi menerima gaji bulanan, berapa bulan saya bisa bertahan hidup tanpa perlu menambah utang baru?”
Apabila jawabannya masih samar-samar atau belum mencapai batas aman minimal (3-6 bulan biaya hidup), sebaiknya pertimbangkan kembali keputusan tersebut. Ingat, resign kerja bukan sekadar keberanian melangkah pergi, melainkan tentang seberapa siap Kopers bertahan setelah melangkah pergi.
Amankan Tabunganmu Sebelum Resign di KDP

Biar resign kerja tetap aman, langkah paling penting adalah memastikan tabungan Kopers bekerja secara maksimal, bukan cuma diam di rekening. Di sinilah Koperasi Digital Propertree (KDP) bisa jadi tempat yang tepat untuk mulai menabung sebelum resign.
Selain menabung, Kopers juga berkesempatan mendapatkan imbal jasa hingga 12% per tahun. Uang yang Kopers simpan tidak hanya mengendap, tetapi disalurkan untuk mendukung pembangunan proyek aset riil, Gethome. Jadi, tabunganmu ikut bergerak dan bertumbuh, bukan sekadar berhenti di angka yang sama.
Menabung di KDP juga transparan, sehingga Kopers bisa memantau kondisi keuangan Kopers kapan saja dan dimana saja langsung lewat aplikasi KDP.
Yuk, amankan financial runway Kopers sekarang sebelum ambil keputusan resign kerja! Unduh aplikasi Koperasi Digital Propertree dan mulai bangun fondasi finansial yang kokoh hari ini!
Baca Selengkapnya: YOLO vs Financial Planning, Mana yang Bikin Hidup Tenang?



