
Daftar Isi
Bagi banyak orang dengan gaji UMR, memiliki aset hingga ratusan juta rupiah terasa seperti mimpi yang jauh. Sebagai contoh, dengan UMR Rp5,4 juta, menabung secara konvensional untuk mencapai Rp100 juta tentu membutuhkan waktu yang sangat lama.
Namun, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa hal ini bukanlah hal yang mustahil. Menurutnya kunci menumbuhkan aset bukanlah terletak pada besarnya gaji, tetapi pada kedisiplinan menyisihkan dan mengelolanya dengan bijak.
Dalam artikel ini, Minkop akan memberikan beberapa tips utama menabung Rp100 juta untuk Kopers yang memiliki gaji UMR (Upah Minimum Regional).
3 Tips Menabung Rp100 Juta Untuk Kamu yang Gaji UMR

Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, ada tiga kunci utama yang harus dipegang teguh oleh karyawan dengan gaji UMR untuk mencapai target finansial yang besar.
1. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan (Skala Prioritas)
Ini adalah langkah awal yang fundamental. Dengan anggaran yang terbatas, Kopers wajib menerapkan disiplin ketat dalam membedakan mana yang benar-benar kebutuhan dan mana yang hanya keinginan.
- Audit Pengeluaran: lacak setiap rupiah yang keluar. Identifikasi dan potong pengeluaran konsumtif yang tidak perlu (seperti makan di kafe diganti jadi masak sendiri, bawa bekal dari rumah).
- Minimalisir Biaya Variabel: Semakin kecil biaya variabel Kopers, semakin besar uang yang bisa dialokasikan untuk tujuan jangka panjang.
2. Tentukan Persentase Tabungan yang Realistis
Setelah pengeluaran terkendali, Kopers harus berkomitmen pada prinsip “Bayar Diri Sendiri Dulu” (Pay Yourself First). Segera sisihkan persentase tertentu dari gaji Kopers di awal bulan sebelum digunakan untuk pos pengeluaran lain.
- Sitem otomatis: Atur transfer otomatis dari rekening gaji ke rekening tabungan atau investasi Kopers.
- Angka Ideal: Sisihkan minimal 10% hingga 20 % dari gaji Kopers. Konsistensi dalam menyisihkan adalah penentu utama keberhasilan.
3. Pelajari dan Mulai Berinvestasi
Tips terakhir adalah pelajari dan mulai berinvestasi. Hal ini merupakan kunci untuk mempercepat target menabung Rp100 juta. Bagi Kopers pemula bisa mulai dengan reksadana fixed income dan reksadana saham.
Setelah memahami dunia investasi, Kopers bisa investasi di pasar saham secara langsung. Nantinya, jika sudah lebih mahir, dan siap mengambil risiko tambahan, Kopers bisa membagi sebagian kecil portofolio, misalnya 2 hingga 4,25 persen ke aset seperti kripto.
Namun, ingat instrumen utama yang stabil tetap harus menjadi fondasi, agar pertumbuhan aset tetap aman dan konsisten jangka panjang.
Wujudkan Target Rp100 Juta Bareng Koperasi Digital Propertree

Selain investasi ke reksadana, pasar saham, dan kripto, Kopers juga bisa mewujudkan target Rp100 juta lebih cepat dengan menabung di Koperasi Digital Propertree.
Pilihan ini cocok terusma bagi karyawan dengan gaji UMR yang ingin tetap aman namun tetap mendapatkan imbal hasil kompetitif. Menabung di KDP tidak memiliki risiko sebesar instrumen berisiko tinggi, karena dana ditempatkan dalam skema yang lebih stabil dan terukur.
Dengan imbal jasa hingga 12% per tahun, pertumbuhan dana jauh lebih optimal dibandingkan menabung biasa atau deposito. Hal ini membuat Kopers lebih mudah mengejar target Rp100 juta meski gaji UMR.
Skema yang jelas, proses yang transparan, dan potensi hasil yang menarik menjadikan KDP salah satu pilihan terbaik untuk membangun aset secara konsisten. Tidak perlu keahlian teknis yang rumit seperti trading saham atau menganalisis kripto.
Tertarik? Yuk, langsung download aplikasi Koperasi Digital Propertree di google play store atau app store, gabung sebagai anggota, dan dapatkan imbal hasil hingga 12%!
Baca Selengkapnya: Cara Menabung 1 Juta dalam 1 Bulan: Simpel dan Realistis!





