Langsung ke konten
Kelola simpanan langsung dari aplikasi Koperasi Digital Propertree Unduh sekarang
Finansial Estimasi baca 3 menit 55 kali dibaca

Gaji 10 Juta Bisa Investasi Berapa Rupiah? Ini Hitungannya

Gaji 10 Juta Bisa Investasi Berapa Rupiah?

Punya gaji 10 juta per bulan sering terasa serba tanggung. Dibilang kecil tidak, tapi dibilang longgar juga belum tentu, apalagi kalau ada cicilan, biaya tempat tinggal, dan gaya hidup yang ikut naik. Akhirnya, akhir bulan datang dan sisa uang tinggal sedikit. 

Padahal, dengan pembagian yang tepat, gaji 10 juta sudah cukup untuk mulai membangun aset secara serius. Lantas, gaji 10 juta bisa investasi berapa rupiah setiap bulan? Yuk, hitung bersama. 

Berapa Gaji yang Ideal untuk Investasi? 

Tidak ada angka yang cocok untuk semua orang, tetapi para perencana keuangan umumnya menyarankan menyisihkan minimal 20% dari gaji untuk tabungan dan investasi. Jika kondisi keuangan memungkinkan, porsi bisa dinaikkan ke 30%, bahkan 40% supaya tujuan finansial tercapai lebih cepat.

Kalau terasa berat di awal, mulai saja dari 10% lalu naikkan secara bertahap. Dengan gaji Rp10.000.000, artinya Kopers bisa mengalokasikan sekitar Rp2 juta sampai Rp4 juta per bulan.

Hitungan Investasi dari Gaji 10 Juta 

Hitungan Investasi dari Gaji 10 Juta

Berikut adalah hitung-hitungan investasi dari gaji 10 juta setiap bulan dengan persentase 20%, dan 60%. 

1. Metode 50/30/20 

Metode ini merupakan yang paling populer, dimana gaji dibagi menjadi 50% kebutuhan, 30% keinginan, dan 20% tabungan dan investasi. 

  • Kebutuhan Pokok Rp10.000.000 x 50% = Rp5.000.000 
  • Keinginan Rp10.000.000 x 30% = Rp3.000.000 
  • Tabungan dan Investasi Rp10.000.000 x 20% = Rp2.000.000

Cocok untuk Kopers yang ingin pembagian seimbang antara hidup hari ini dan masa depan. 

2. Hitungan Investasi dari Gaji 10 Juta dengan Metode 80/20 

Metode ini paling sederhana, ketika gaji masuk langsung sisihkan 20% untuk investasi, sisanya bebas Kopers pakai. 

  • Tabungan dan Investasi (20%) = Rp2.000.000 
  • Pengeluaran lainnya (80%) = Rp8.000.000

Cocok untuk pemula yang malas mencatat pengeluaran satu per satu. 

Baca Juga: Menabung 20 Ribu 5 Bulan Dapat Berapa? Ini Hitungannya! 

3. Metode 60/20/20 

Variasi untuk Kopers yang biaya hidupnya lebih tinggal, misalnya karena sewa atau cicilan rumah. 

  • Kebutuhan Pokok (60%) = Rp6.000.000 
  • Keinginan (20%) = Rp2.000.000 
  • Tabungan dan Investasi (20%) = Rp2.000.000

4. Hitungan Investasi dari Gaji 10 Juta dengan Metode 40/20/40 

Metode ini cocok untuk Kopers yang gaya hidupnya sederhana dan ingin membangun aset lebih cepat. 

  • Kebutuhan Pokok Rp10.000.000 x 40% = Rp4.000.000 
  • Keinginan Rp10.000.000 x 20% = Rp2.000.000 
  • Tabungan dan Investasi Rp10.000.000 x 40% = RP4.000.000 

Simulasi Kalau Rutin Investasi Rp2 Juta per Bulan 

Agar terbayang hasilnya, berikut ilustrasi jika Kopers rutin menyisihkan Rp2 juta setiap bulan selama 1 tahun: 

  • Hanya ditabung tanpa imbal hasil: Rp24.000.000 
  • Dengan asumsi imbal hasil 12% per tahun: 12% x Rp24.000.000 = Rp 2.880.000 per tahun imbal hasilnya, dan total dana menjadi Rp26.880.000. 

Angka di atas hanya simulasi dengan asumsi imbal hasil tetap dan dihitung majemuk bulanan. Hasil investasi nyata bisa berbeda dan tidak dijamin. Intinya, semakin konsisten dan semakin awal Kopers mulai, semakin besar efek bunga majemuknya. 

Memilih Instrumen Investasi: Koperasi Digital Propertree (KDP) 

 Instrumen Investasi Koperasi Digital Propertree (KDP)

Setelah mengetahui nominalnya, langkah berikutnya adalah memilih instrumen investasi yang aman, menguntungkan, dan dapat diakses dengan modal yang sesuai budget. 

Salah satu pilihan instrumen yang menarik untuk mengalokasikan investasi bulanan adalah Koperasi Digital Propertree. KDP memungkinkan Kopers berinvestasi pada sektor properti dan bisnis potensial secara digital tanpa harus menyiapkan modal besar puluhan atau ratusan juta. 

Kopers bisa mulai berinvestasi dengan dana sebesar Rp1-2 juta per bulan, dana yang Kopers simpan nantinya akan disalurkan ke beberapa properti atau unit usaha produktif di platform KDP. 

Imbal hasil yang ditawarkan relatif lebih kompetitif mencapai 12% per tahun. Serta, seluruh proses pendaftaran, penyimpanan dana, hingga pemantauan perkembangan investasi dapat dilakukan dengan praktis melalui smartphone. 

Tunggu apa lagi? Mari unduh aplikasi Koperasi Digital Propertree, daftarkan diri sebagai anggota melalui aplikasi, mulai menabung, dan nikmati imbal hasilnya yang di bagikan setiap bulannya!

Cari tahu informasi menarik lainnya terkait investasi, finansial, bisnis, dan edukasi di news.koperasipropertree.id!

Tentang penulis
PROPERTREE
Tim editorial Koperasi Digital Propertree
Semua tulisan

Tinggalkan komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda wajib diisi.