Di Tengah Ancaman PHK, 6 Ide Usaha Ini Bisa Bantu Finansial

6 Ide Usaha Di Tengah Ancaman PHK

Ancaman badai pemutusan hubungan kerja (PHK) diramalkan masih berlanjut hingga semester II tahun 2026. Kondisi ini membuat banyak orang mulai memikirkan langkah antisipasi, salah satunya dengan mencari ide usaha yang bisa dijalankan secara mandiri. 

Bukan tanpa alasan, memiliki usaha sampingan atau bisnis utama baru dinilai sebagai cara paling realistis untuk menjaga arus kas tetap aman seandainya status karyawan tiba-tiba berubah. 

Untungnya, memulai usaha di masa sulit bukan berarti harus dengan modal besar. Banyak ide usaha modal kecil yang terbukti tetap laku, bahkan bisa dijalankan dari rumah tanpa perlu menyewa tempat. 

Dalam artikel, Minkop akan memberikan enam rekomendasi ide usaha yang dapat dipertimbangkan untuk membangun kembali finansial Kopers setelah di PHK. 

6 Ide Usaha yang Bisa Bantu Finansial Setelah di PHK 

Mulai dari sektor kuliner hingga pemanfaatan ruang di tempat tinggal, berikut beberapa kategori bisnis yang layak dicoba: 

1. Usaha Minuman Kekinian dari Rumah

Usaha Minuman Kopi dan Minuman Kekinian

Bisnis minuman seperti kopi susu, teh kekinian, atau jus literan masih jadi salah satu ide usaha modal kecil yang paling banyak diminati. Tren minum kopi dan minuman kekinian kini bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan gaya hidup, terutama bagi anak muda dan pekerja urban. 

Skala usahanya bisa dimulai kecil-kecilan dulu, misalnya dengan sistem pre-order dan produksi terbatas langsung dari dapur rumah. Fokus pada konsistensi rasa, bahan baku yang layak, kemasan menarik, dan promosi lewat media sosial agar usaha ini bisa terus berkembang. 

2. Usaha Makanan Rumahan dan Frozen Food 

Bagi Kopers yang suka masak, ide usaha makanan rumahan selalu punya pasar yang stabil karena makanan adalah kebutuhan pokok yang tidak pernah surut permintaannya, apa pun kondisi ekonominya. 

Kopers bisa memiliki konsep katering harian, lauk siap saji, frozen food, atau camilan kekinian. Modal awal untuk usaha kuliner rumahan biasanya cukup terjangkau, mulai dari beberapa juta rupiah untuk bahan baku, alat masak sederhana, dan kemasan. 

Mulailah menawarkan produk ke tetangga atau lingkungan sekitar sebelum memperluas pasar lewat aplikasi pesan-antar dan media sosial. 

3. Ide Usaha: Reseller atau Dropshipper Online

 Ide Usaha, Reseller atau Dropshipper Online

Kalau Kopers ingin usaha dengan risiko modal paling ringan, menjadi reseller atau dropshipper bisa jadi jawaban. Dalam sistem ini, Kopers tidak perlu menyimpan stok karena pengiriman ditangani langsung oleh supplier, sementara reseller cukup membeli produk dalam jumlah tertentu untuk dijual kembali. 

Kunci suksesnya ada pada kemampuan membangun kepercayaan pelanggan lewat marketplace maupun media sosial. Usaha ini cocok dijalankan sebagai ide usaha rumahan karena tidak membutuhkan tempat khusus. 

4. Jasa Freelance: Penulisan, Desain, atau Admin Digital 

Bila Kopers punya keahlian menulis, desain grafis, atau mengelola media sosial jasa freelance digital adalah pilihan yang bisa langsung menghasilkan tanpa modal besar. 

Kebutuhan akan konten terus meningkat seiring banyaknya UMKM dan brand lokal yang butuh operasional namun belum siap merekrut karyawan tetap. 

Modalnya pun relatif ringan, cukup perangkat kerja dan koneksi internet, sehingga usaha ini bisa dimulai dari rumah. Kopers juga sambil membangun portofolio dan  mencari klien lewat platform freelance

5. Ide Usaha: Laundry Kiloan Rumahan 

 Ide Usaha, Laundry Kiloan Rumahan

Bagi yang tinggal di area padat penduduk seperti kawasan kos, kampus, atau perumahan, ide usaha laundry kiloan bisa jadi pilihan yang stabil. Layanan ini tidak terlalu terpengaruh tren karena kebutuhan mencuci pakaian selalu ada. 

Uang pesangon bisa Kopers gunakan untuk modal membeli peralatan dasar seperti mesin cuci, setrika, dan deterjen. Ditambah dengan pelayanan antar-jemput, Kopers bisa mendapatkan pendapatan tambahan. 

Serta, pelayanan yang cepat dan hasil cucian bersih juga bisa memberikan Kopers penghasilan harian yang cukup terprediksi. 

6. Usaha Kerajinan Tangan atau Thrift Shop 

Ide usaha terakhir yang bisa membantu finansial Kopers setelah PHK adalah usaha kerajinan tangan. Kopers dapat memanfaatkan keahlian membuat produk handmade seperti lilin aromaterapi, sabun organik, aksesori, atau hampers custom

Alternatif lain, kopers juga bisa membuka thrift shop atau toko preloved seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan. Kunci usaha ini ada pada krusial produk yang menarik, foto yang rapi, dan promosi konsisten lewat media sosial maupun marketplace

Jangan Lupa, Amankan Juga Uang Pesangon!

Jangan Lupa, Amankan Juga Uang Pesangon!

Membuka salah satu dari enam ide usaha di atas bisa jadi langkah awal yang baik untuk menjaga stabilitas finansial Kopers usai PHK. Tapi selain membuka usaha, penting juga untuk tidak menggunakan semua uang yang Kopers punya untuk modal usaha. Sisihkan sebagian dana untuk disimpan.  

Sebab, bisnis yang baru dirintis belum tentu langsung menghasilkan uang. Kopers bisa menyimpan sebagian uang pesangon di Koperasi Digital Propertree (KDP). Dengan menabung di KDP, uang Kopers tidak sekadar tersimpan, tapi juga tumbuh. 

Kopers berpotensi mendapatkan imbal hasil hingga 12% per tahun, yang dibagikan setiap bulan, sehingga bisa menjadi sumber pemasukan tambahan. Tak hanya itu, dana ini juga bisa menjadi dana cadangan selagi usaha baru Kopers sedang dirintis. 

Yuk, mulai simpan dana Kopers dengan bijak di aplikasi Koperasi Digital Propertree sekarang dan nikmati keuntungannya! 

Baca Selengkapnya: Healthy Food Makin Populer, Ini 7 Ide Bisnis yang Bisa Dicoba! 

 

You May Also Like

About the Author: PROPERTREE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *